clock

flash

Senin, 02 November 2015

Cara Untuk Menyelamatkan Data Penting

Dalam Teknologi Informasi, hal yang paling penting adalah data. bagi sebagian orang, data menjadi harga mati dalam mempertahankan bisnis mereka. akan tetapi media simpan seperti Harddisk dalam kondisi normal hanya mampu bertahan rata-rata 3-5 tahun. parahnya lagi jika telah banyak data penting yang disimpan dalam Harddisk tersebut, kemudian data tersebut hilang. maka bersiap-siaplah untuk frustasi dengan biaya recovery data yang harganya bisa selangit. cara termudah adalah melakukan backup rutin pada data penting, cara lain adalah dengan melakukan penyimpanan secara online, banyak situs gratis yang menyediakan fasilitas penyimpanan online ( Lihat Posting Menyimpan data Secara Online), karena tentu saja mencegah lebih baik daripada mengobati. tapi bagaimana solusinya jika sebuah data penting sudah terlanjur hilang? sebelum dibawa ke tukang recovery, ada baiknya kita mencoba menyelamatkan data tersebut sendiri. berikut ini adalah beberapa cara menyelmatkan data yang mungkin hilang baik akibat kesengajaan maupun ketidak sengajaan, baik karena system failure, virus dll. Jika terhapus dari Recycle Bin, maka langkahnya : Pada dasarnya dalam File System Windows data diindeks dalam sebuah table, data tersebut di-hidden atau disembunyikan karena merupakan data crusial pada sebuah komputer. aplikasi lain, membaca Table ini saat melakukan operasi sebuah file. ketika anda menghapus sebuah file dari windows explorer, sebenarnya Windows tidak benar-benar menghapusnya melainkan memindahkanya ke Recycle Bin. jika setting Folder Option di Explorer dengan show hidden file, dapat dilihat bahwa folder yang dihapus disimpan dalam hidden folder bernama $RECYCLE.BIN. kita anda memanggil melakukan operasi Empty Recycle Bin, sekali lagi Windows tidak benar-benar menghapus data anda. dia hanya menulis di table File System-nya dengan mengatakan bahwa sector sekian track sekian dalam harddisk telah dihapus dan dapat diisi dengan data lain. secara fisik data tidak hilang secara logic data telah hilang karena semua aplikasi saat me-request data yang bersangkutan melalui komunikasi OS, akan mengembalikan nilai bahwa data tidak ada. jadi sebenarnya data tersebut tidak hilang selama belum diisi dengan data lain. jadi jika data terhapus di Recycled Bin jangan pernah menambahkan file ke Harddisk tersebut agar data yang lama tadi tidak ditimpa dengan data yang baru, sehingga kemungkinan besar data masih bisa diselamatkan. untuk menyelamatkan data yangterhapus dari Recycled Bin, dibutuhkan software yang bisa membaca keseluruhan isi table File System tanpa memperdulikan setting dari table. salah satu software gartis yang bisa digunakan adalah Tune up Utilities. software ini berbayar tapi anda bisa memakai versi trial untuk 30 hari. untuk step-stepnya, setelah anda menjalankan software Tune Up Utilities, pilih Fix Problem -> Restore Deleted File. setelah dialog restore keluar, tentukan dimana letak dari file yang ingin anda restore, sebagai contoh saya ingin menemukan data di Disk D : Data klik Next, dan masukan kata kunci dari nama file tersebut. klik Next dan barkan Tune Up tilities berjalan, setelah itu akan ditampilkan file-file yang terhapus dengan kata kunci tadi, beserta perkiraan kondisinya. jika kondisi file good anda bisa melakukan restorasi, poor berarti ada sebagian/seluruh rusak (akibat tertimpa data lain). Klik Restore, pada dialog yang muncul pilih Restore to and alternate folder, karena lebih aman ,ini untuk menghindari jika anda ingin merestore data berikutnya, jangan sampai data baru yang di restore ini menimpa data lain yang juga ingin di restore, untuk itu sebaiknya pindahkan data yang ingin di restore pada Local Disk yang berbeda atau Flash Disk misalnya. System Operasi Rusak Hampir sama dengan penyebab karena Serangan virus, system operasi yang rusak pada dasarnya tidak ikut serta merta merusak data, hanya saja karena OS sedang ngadat maka data tidak dapat diambil, dibaca atau diedit. untuk kembali membaca datanya bagaimana ? gampang tinggal install ulang saja komputer , secara otomatis setelah komputer kembali normal data juga kembali dapat dibaca.lalu bagaimana jika untuk mengintall ulang, saya harus memformat, padahal datanya ada pada partisi yag akan di-format. cara paling gampang anda tinggal mengambil harddisk-nya kemudian tancapkan ke komputer lain sebagai slave, lalu silakan ambil datanya. jika tidak punya komputer lain, gunakan konverter SATA/IDE to USB dan silakan baca di laptop, jika tidak ada laptop juga, silakan lakukan hal yang sama seperti saat anda menyelamatkan data akibat serangan virus. Hilang Karena Serangan Virus Terkadang ada beberapa virus yang menyerang komputer anda tidak merusak data anda melainkan hanya menamakan dirinya persis seperti nama file anda. misalnya anda memiliki nama file kantor.docx, maka virus akan menyamarkan diri dengan nama kantor.exe, perhatikan format atau extensi dari virus tetaplah *.exe, karena dia adalah aplikasi, namun jika setting pada Explorer anda memilih opsi , Hide Extensions for Known File Type, makaekstensi *.exe dan *.docx tidak akan ditampilkan sehingga bagi pengguna awam akan melihat bahwa kedua file tersebut sama, parahnya lagi, virus tersebut biasanya men-setting icon dirinya dengan icon mirip *.docx. biasanya virus tertentu hanya meng-hidden file anda, sehingga yang tampak hanya file virus yang disangka file asli (dalam kasus ini virus meng-hidden file kantor.docx) jika anda meng-copy pun yang ter-copy bukan file asli anda melainkan file virus. untuk mengembalikan file tersebut anda bisa memberikan opsi Show Hidden File di Explorer. jika opsi Explorer di disable oleh virus, maka anda bisa menggunakan Linux, dengan melakukan boot live CD Linux, dan anda dapat melihat bahwa file anda masih dalam keadaan aman (terkadang ada juga beberapa virus yang menghapus file anda, jika hal ini terjadi maka data tidak dapat dikembalikan). setelah mendapatkan data anda via Linux, anda dapat meng-install ulang komputer anda atau melakukan scan dengan antivirus. - See more at: http://www.goblooge.com/blog/4-cara-menyelamatkan-data/#sthash.ocwHV7uV.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar